Tanaman tembakau kemungkinan dapat dipakai untuk bikin
vaksin kanker spesifik buat orang yang menanggung derita tipe lymphoma akut.
Demikian hasil satu studi yang ditayangkan di China, Senin (21/7) tempo
hari.Obat itu, yang akan membuat reaksi kebal pasien untuk melawan beberapa sel
tumor mereka sendiri, dibikin dengan memakai pendekatan baru yang mengganti
dengan cara genetika tanaman tembakau yang direkayasa jadi pabrik vaksin
spesifik. Lymphoma ialah semacam kanker yang menyertakan beberapa sel skema
kebal.
"Ini untuk pertama-tama semacam tanaman sudah dipakai
untuk membuahkan protein buat disuntikkan pada manusia," kata Dr Ron Levy
dari Stanford University School of Medicina di California, yang penelitiannya
diedarkan di jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences. "Ini
bisa menjadi langkah menyembuhkan kanker tanpa ada efek," kata Levy.
Team Levy mengetes vaksin itu pada 16 pasien yang belakangan
ini didiagnosa menanggung derita lymphoma follicular B-cell, yaitu penyakit
akut yang tidak bisa diobati.
Menurut Studi itu, tidak seorang pasien juga alami efek
menonjol serta lebih dari 70 % pasien itu meningkatkan reaksi kebal. Walau
mereka belum pastikan apa reaksi kebal itu cukup untuk merusak kanker, beberapa
periset itu mengharap tehnik itu satu hari bisa ke arah pada penyembuhan
setidak beberapa macam penyakit membahayakan itu.
"Tiap pasien lymphoma memilki target pada sel tumor
mereka, tetapi semasing tumor pasien mempunyai versus target yang lain,"
kata Levy pada suatu interviu.
Studi dilaksanakan beberapa periset dengan menggurat daun
tembakau dengan virus yang dibalut gen untuk menyebari tanaman itu.
Selanjtunya, daun itu membuahkan protein anti-bodi yang nampak di tumor pasien.
Daun itu diambil beberapa waktu selanjutnya serta ditumbuk jadi bubuk hijau.
Dari daun itu, anti-bodi diambil serta dijernihkan. "Bahan itu selanjutnya
disuntikkan kembali pada badan pasien," kata Levy.
"Tehnologi ini spesial sebab cepat serta benar-benar
pas buat pendekatan spesifik yang spesial ini sebab masing-masin tanaman bisa
membuat (vaksin) manusia yang lain," kata Levy pada AFP. Ini ialah
pertama-tama vaksin kanker dari tanaman sudah ditescoba pada manusia.
Vaksin yang datang dari tanaman mempunyai beberapa
keunggulan. Vaksin itu bisa ditingkatkan jauh bertambah cepat serta jauh tambah
murah. Vaksin itu tidak berisi risiko infeksi kalau beberapa sel hewan
terkontaminasi. Serta anti-bodi yang dibuat dapat memunculkan reaksi kebal yang
semakin kuat dibanding yang ditingkatkan pada beberapa sel hewan.
